Mixed antara sosial ekonomi, bentang alam, faktor genitika akan coba saya sajikan dalam tulisan ini.
Karakteristik keras masyarakat Lintang dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain Faktor sumber-sumber ekonomi : Masyarakat Lintang berpenghasilan dari pertanian kopi dan sedikit padi. Sebelum kisaran tahun 2008, akses ke kebun / umoh ditempuh dengan berjalan kaki melewati sungai besar dan kecil, bukit, tebing, Fluktuasi harga kopi yang sangat memiluhkan adalah penyumbang lain karakteristik masyarakat lintang yang konon kabarnya keras, egois, dan mementingkan keuntunggan pribadi.
Masyarakat lintang adalah keturunan orang-orang Islam Demak yang menikah dengan orang-orang dari Pasemah dan sedikit keturunan Gumay, Konon kabarnya Nenek moyang lelaki berasal dari Demak dan Yang perempuan adalah penduduk asli kadipaten di seputaran Pasemah dan Gumay yang konon keturan raja. Hal ini dihubungkan dengan karakteristik masyarakat Lintang yang cendrung bersifat mempertahankan daerahnya tidak ingin orang lain masuk ke wilayah mereka yang kalau ditinjau secara pisikologi adalah sifat wanita yang cendrung ketat dan sayang terhadap benda kepunyaannya.
Hal ini bisa kita lihat tidak banyak orang dari luar lintang yang bisa bertahan di lintang, lihat saja orang jawa yang dikenal getol merantau, atau orang-orang Bali yang coba masuk program transmigrasi, hanya segelintir saja yang mampu bertahan, berbeda dengan corak masyarakat disekitarnya seperti Pagar Alam yang lebih heterogen.
Hal ini bisa kita lihat tidak banyak orang dari luar lintang yang bisa bertahan di lintang, lihat saja orang jawa yang dikenal getol merantau, atau orang-orang Bali yang coba masuk program transmigrasi, hanya segelintir saja yang mampu bertahan, berbeda dengan corak masyarakat disekitarnya seperti Pagar Alam yang lebih heterogen.
Selain itu kecendrungan orang lintang memanggil suaminya dengan nama atau paling mesra KAMU bukan dengan sebut bapak, kakak apalagi sayang/ hal ini dimungkinkan karena nenek moyang wanita mereka dulu adalah keturunan raja.
Dengan tidak bermaksud untuk membela kaum saya, sesungguhnya orang-orang lintang memiliki karakter yang sangat baik, sebagai contoh silahkan anda sekalian pergi ke lintang ketika musim panen tiba, anda tidak akan sulit bernegosiasi dengan mereka, mereka cendrung mengiyakan apapun,
Hanya saja orang-orang Lintang ini sangat ekpresif dalam menyikapi sesuatu,apapun itu,ketika mereka musim peceklik mereka pun sangat agresif di seputaran Ulu Musi dalam rangka aksi memenuhi kebutuhan perut.